Mengapa Proses Perkembangan Dikatakan Bersifat Irreversibel?

Irreversible karena pada pertumbuhan akar, kita tidak akan pernah melihat akar tumbuh memendek, pasti akan selalu memanjang. Sedangkan pada perkembangan ovum misalnya, akan ada fase-fase dimana akan mengikuti suatu siklus yang berulang ulang ( siklus menstruasi ) sehingga ‘reaksinya’ terjadi bolak-balik atau reversible.

Apa yang dimaksud dengan pertumbuhan irreversibel?

pertumbuhan adalah suatu proses penambahan ukuran panjang, tinggi, berat, volume, jumlah sel dan diameter. Pertumbuhan bersifat irreversibel karena tidak dapat kembali ke bentuk semula dan bersifat kuantitatif karena dapat diukur dan dinyatakan dalam bentuk angka.

Apa yang menyebabkan suatu proses bersifat reversibel dan irrreversibel?

PROSES REVERSIBEL DAN IRREVERSIBEL Apakah yang menyebabkan suatu proses bersifat reversibel (dapat kembali) atau irrreversibel (tidak dapat dilakukan sebaliknya/tidak dapat kembali). Kita telah melihat bahwa konversi energi mekanik menjadi panas karena gesekan adalah irreversibel.

Apa yang terjadi jika proses alami bersifat irreversibel?

Proses alami bersifat irreversibel (tidak dapat balik) – jika reversibel, maka melanggar hukum I Termodinamika. Contohnya : piring yang jatuh dari meja menjadi pecah berkeping-keping, dan tidak dapat kembali lagi menjadi utuh. Siklus Carnot memiliki efisiensi maksimum sebuah mesin kalor.

Apa perbedaan antara perkembangan irreversible dan irreversible?

Pertumbuhan dapat diukur dengan angka (kuantitatif) sedangkan perkembangan tidak dapat diukur dengan angka tetapi dengan melihat tingkat kedewasaan nya (kualitatif). Pertumbuhan bersifat irreversible yaitu tidak pertumbuhannya tidak terjadi berulang sedangkan perkembangan bersifat reversible yaitu dapat terjadi secara berulang selama masa hidupnya.

You might be interested:  Mengapa Dinding Dalam Termos Dilapisi Cermin Perak?

Apa yang menyebabkan suatu proses bersifat reversibel dan irrreversibel?

PROSES REVERSIBEL DAN IRREVERSIBEL Apakah yang menyebabkan suatu proses bersifat reversibel (dapat kembali) atau irrreversibel (tidak dapat dilakukan sebaliknya/tidak dapat kembali). Kita telah melihat bahwa konversi energi mekanik menjadi panas karena gesekan adalah irreversibel.

Apa yang terjadi jika proses alami bersifat irreversibel?

Proses alami bersifat irreversibel (tidak dapat balik) – jika reversibel, maka melanggar hukum I Termodinamika. Contohnya : piring yang jatuh dari meja menjadi pecah berkeping-keping, dan tidak dapat kembali lagi menjadi utuh. Siklus Carnot memiliki efisiensi maksimum sebuah mesin kalor.

Mengapa perubahan entropi jagad raya setiap proses irreversibel adalah positif?

Hal ini dikarenakan ada kalor yang hilang (tidak dapat diubah menjadi usaha) sebagai akibat adanya gesekan sejenisnya.Hal itu menyebabkan perubahan entropi I ΔS2 I > IΔS1I. Oleh karena itu, perubahan entropi jagad raya setiap proses irreversibel ΔS2 adalah positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock
detector