Mengapa Menikah Pada Usia Remaja Tidak Diperbolehkan Brainly?

Jawaban. Jawaban: Pernikahan wanita yang masih usia remaja atau berusia kurang dari 17 tahun sebaiknya memang dilarang. Hal ini karena pernikahan usia dini memicu tingginya angka kematian ibu.

Mengapa orang tua menikahkan anaknya yang masih remaja?

Ada pula orang tua yang menikahkan anak mereka yang masih remaja karena alasan ekonomi. Hal ini berdasarkan anggapan bahwa dengan menikahkan anak, beban orang tua akan berkurang karena hidup anak tersebut akan menjadi tanggung jawab pasangannya setelah menikah.

Apakah menikah di usia dini bisa menghambat studi?

Menikah di usia dini tidak menghambat studi, bahkan justru bisa menjadi motivasi untuk meraih puncak prestasi yang lebih cemerlang. Selain itu, menurut bukti-bukti psikologis, pernikahan dini juga sangat baik untuk pertumbuhan emosi dan mental, sehingga kita akan lebih mungkin mencapai kematangan yang puncak.

You might be interested:  Mengapa Panjang Kunci Kombinasi Dibuat Berbeda-Beda?

Berapa batas usia untuk menikah?

Melalui peraturan perundang-undangan di Indonesia, batas minimal usia untuk menikah adalah 19 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Jika belum mencapai usia tersebut, pernikahan dapat dikatakan sebagai pernikahan dini.

Apakah perempuan yang menikah dibawah umur 20 tahun beresiko terkena kanker leher rahim?

Perempuan yang menikah dibawah umur 20 tahun beresiko terkena kanker leher rahim. Pada usia remaja, sel-sel leher rahim belum matang sehingga bila terpapar Human Papiloma Virus atau HPV pertumbuhan sel akan menyimpang menjadi kanker. Leher rahim memiliki dua lapis epitel, epitel skuamosa dan epitel kolumner.

Apa yang menyebabkan remaja melakukan pernikahan usia dini brainly?

Penyebab : perkembangan zaman/ globalisasi, sex bebas, desakan ekonomi, belum matangnya psikologis, kurangnya arahan dari orang tua Pengaruh : pesatnya peningkatan jumlah penduduk, kemiskinan meningkat Solusi : penyuluhan, program kb, arahan dari orang tua.

Menikah di usia muda disebut?

Pengertian Pernikahan Dini

Menurut WHO, pernikahan dini (early married) adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan masih dikategorikan anak-anak atau remaja yang berusia dibawah usia 19 tahun.

Apa dampak dari pernikahan dini brainly?

Resiko keguguran lebih tinggi karena wanita belum siap dalam usia dini. Ketidakmapanan pasangan dapat menyusahkan orang yang mengurus. Pendidikan yang terhambat karena harus mengurus keluarga.

Apa pendapat Anda tentang menikah pada usia dini brainly?

Jawaban. Jawaban: Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan sebelum mempelai berusia 18 tahun. Selain memunculkan risiko kesehatan bagi perempuan, pernikahan dini juga berpotensi memicu munculnya kekerasan seksual dan pelanggaran hak asasi manusia.

Apa penyebab terjadinya pernikahan usia dini?

Pernikahan usia dini disebabkan banyak factor. Faktor internal terdiri dari pendidikan, pengetahuan responden, dan agama. Sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh tingkat pendidikan orang tua, social ekonomi keluarga, wilayah/tempat tinggal, kebudayaan, pengambilan keputusan, akses informasi, pergaulan bebas.

Faktor apa saja yang menyebabkan pernikahan di usia dini?

Terjadinya pernikahan dini dikalangan masyarakat Indonesia, khususnya remaja dapat disebabkan oleh adanya berbagai faktor seperti faktor sosial budaya, ekonomi, pendidikan, agama, sulit mendapatkan pekerjaan, media massa, pandangan dan kepercayaan, dan orang tua (Kumalasari, 2014).

You might be interested:  Quick Answer: Oleh Oleh Dari Bali Yang Murah?

Menikah di usia muda menurut Islam?

Pernikahan usia dini pada perempuan yang masih kecil oleh orang tua atau walinya diperbolehkan. Sementara pernikahan dini untuk anak lelaki tidak diperbolehkan. Pendapat berbeda diungkapkan oleh Ibnu Syubrumah dan Abu Bakar al-Asham. Menurut mereka, pernikahan dini hukumnya terlarang.

Apakah baik menikah di usia muda?

Pasangan yang menikah muda biasanya akan memiliki toleransi dan kesabaran lebih baik. Pasalnya, mereka telah menghadapi berbagai tantangan pernikahan. Toleransi yang dimaksud mencakup rasa penerimaan terhadap satu sama lain. Pasalnya, seseorang akan lebih mudah untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri saat masih muda.

Akibat menikah di usia muda?

Tidak hanya masalah kesehatan, nikah muda juga dapat menimbulkan masalah ekonomi atau keuangan. Hal ini umumnya terjadi pada pria yang belum ada kesiapan secara mental dalam menanggung nafkah dan berperan sebagai suami dan ayah. Dampaknya, lingkaran kemiskinan baru dalam kehidupan bermasyarakat pun tercipta.

Apa dampak pernikahan dini bagi masyarakat?

Menurut para sosiolog, ditinjau dari sisi sosial, pernikahan dini dapat mengurangi harmonisasi keluarga. Hal ini disebabkan oleh emosi yang masih labil, gejolak darah muda dan cara pikir yang belum matang. Melihat pernikahan dini dari berbagai aspeknya memang mempunyai banyak dampak negatif.

Apa dampak positif dari pernikahan dini?

Dampak Positif Dampak positif dari pernikahan dini baik jika ditinjau dari segi agama adalah menghindari terjadinya zina, terhindar dari perilaku seks bebas karena kebutuhan seksual terpenuhi, dapat mengurangi beban orang tua yang ekonominya rendah serta adanya anggapan jika menikah muda menginjak usia tua tidak lagi

Sebutkan 3 dampak positif nikah muda?

Akan tetapi, ada pula dampak positif pernikahan dini seperti berikut ini:

  1. Menghindarkan Pergaulan Bebas.
  2. Menghalalkan Hubungan.
  3. Lebih Bahagia.
  4. Mudah Beradaptasi.
  5. Mudah Mengontrol Emosi.
  6. Mengejar Mimpi Bersama.
  7. Lebih Bertanggung Jawab.
  8. Memiliki Teman Berbagi.
You might be interested:  Mengapa Kewajiban Harus Dilaksanakan Dengan Penuh Tanggung Jawab?

Apa yang anda ketahui tentang pernikahan dini?

Pernikahan Usia Dini merupakan ikatan yang dilakukan oleh pasangan yang masih tergolong dalam usia mudan pubertas. Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 pasal 7 Ayat 1 tercantum bahwa usia yang sudah diperbolehkan menikah adalah 19 tahun bagi laki-laki dan 16 tahun bagi perempuan.

Jelaskan apa yang anda ketahui tentang pernikahan?

Pernikahan adalah sunnah Rasul yang apabila dilaksanakan akan mendapat pahala tetapi apabila tidak dilakukan tidak mendapatkan dosa tetapi dimakruhkan karena tidak mengikuti sunnah Rasul.3 Arti dari pernikahan adalah bersatunya dua insan dengan jenis berbeda yaitu laki- laki dan perempuan yang menjalin suatu ikatan

Nikah Muda menurut bkkbn?

Melansir dari laman resmi BKKBN, pernikahan pada rentan usia 12-21 tahun tidak dibenarkan oleh undang-undang. Idealnya, wanita disarankan menikah di atas umur 21 tahun, dimana tubuh dan psikologinya sudah siap.

Mengapa orang tua menikahkan anaknya yang masih remaja?

Ada pula orang tua yang menikahkan anak mereka yang masih remaja karena alasan ekonomi. Hal ini berdasarkan anggapan bahwa dengan menikahkan anak, beban orang tua akan berkurang karena hidup anak tersebut akan menjadi tanggung jawab pasangannya setelah menikah.

Berapa batas usia untuk menikah?

Melalui peraturan perundang-undangan di Indonesia, batas minimal usia untuk menikah adalah 19 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Jika belum mencapai usia tersebut, pernikahan dapat dikatakan sebagai pernikahan dini.

Apa dampak buruk dari pernikahan dini di usia remaja?

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa pernikahan dini di usia remaja memiliki dampak buruk dari sisi medis maupun psikologis serta lebih berisiko berujung pada perceraian. Di Indonesia, pernikahan dini dapat terjadi dengan berbagai alasan dan salah satunya adalah untuk mencegah terjadinya hubungan seks di luar nikah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock
detector