Mengapa Keyakinan Itu Tidak Bisa Dihilangkan Dengan Sebab Keraguan?

Dalil akal (aqli) bagi kaidah keyakinan dan keraguan adalah bahwa keyakinan lebih kuat daripada keraguan, karena dalam keyakinan terdapat hukum Qath’i yang meyakinkan. Atas dasar pertimbangan itulah dapat dikatakan bahwa keyakinan tidak dapat dihilankan dengan keraguan.

Apakah keyakinan seseorang tidak bisa dihilangkan dengan keraguan?

Kaidah tersebut sangat terkenal dan sangat bermanfaat bagi kita semuanya. Kaidah ini berbunyi, “keyakinan seseorang tidak bisa dihilangkan dengan keraguan”. Yang dimaksud dengan keyakinan adalah kemantapan hati. Kemantapan hati yang tidak menyisakan keraguan sama sekali. Keyakinan hanya bisa dihilangkan dengan keyakinan baru yang lainnya.

Apakah keyakinan bisa dihilangkan?

Keyakinan hanya bisa dihilangkan dengan keyakinan baru yang lainnya. Dan kita harus tahu bahwa yang dimaksud dengan keraguan adalah keraguan yang datang belakangan. Keraguan yang datang belakangan tidak bisa mengganggu atau menghilangkan keyakinan sebelumnya.

Apakah keyakinan seseorang tidak bisa dihilangkan dengan keraguan?

Kaidah tersebut sangat terkenal dan sangat bermanfaat bagi kita semuanya. Kaidah ini berbunyi, “keyakinan seseorang tidak bisa dihilangkan dengan keraguan”. Yang dimaksud dengan keyakinan adalah kemantapan hati. Kemantapan hati yang tidak menyisakan keraguan sama sekali. Keyakinan hanya bisa dihilangkan dengan keyakinan baru yang lainnya.

Apakah keyakinan bisa dihilangkan?

Keyakinan hanya bisa dihilangkan dengan keyakinan baru yang lainnya. Dan kita harus tahu bahwa yang dimaksud dengan keraguan adalah keraguan yang datang belakangan. Keraguan yang datang belakangan tidak bisa mengganggu atau menghilangkan keyakinan sebelumnya.

You might be interested:  Mengapa Kota Pelabuhan Memegang Peranan Penting Dalam Menyebarkan Islam Di Nusantara?

Apa yang dimaksud dengan keyakinan?

Yang dimaksud dengan keyakinan adalah kemantapan hati. Kemantapan hati yang tidak menyisakan keraguan sama sekali. Keyakinan hanya bisa dihilangkan dengan keyakinan baru yang lainnya. Dan kita harus tahu bahwa yang dimaksud dengan keraguan adalah keraguan yang datang belakangan.

Apa yang terjadi jika dalam hati telah terbangun suatu keyakinan?

Sebab, ketika ketika dalam hati telah terbangun suatu keyakinan, maka dia tidak dapat digoyahkan oleh situasi, kondisi, atau faktor eksternal apapun. Artinya, dalam keyakinan terdapat hukum pasti yang tidak akan tergoyahkan oleh hal-hal yang baru timbul, kecuali oleh keyakinan yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock
detector